Kajian Pengakuan Pendapatan Akuntansi Akrual Pemerintah Pusat

Basis akuntansi merupakan prinsip-prinsip akuntansi yang menentukan kapan pengaruh atas transaksi atau kejadian harus diakui untuk tujuan pelaporan keuangan. Basis akuntansi pada umumnya ada dua yaitu basis kas (cash basis of accounting) dan basis akrual (accrual basis of accounting). Basis kas adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.Sedangkan akuntansi berbasis akrual adalah suatu basis akuntansi di mana transaksi ekonomi dan peristiwa lainnya diakui, dicatat, dan disajikan dalam laporan keuangan pada saat terjadinya transaksi tersebut, tanpa memperhatikan waktu kas atau setara kas diterima atau dibayarkan. Dalam akuntansi berbasis akrual, waktu pencatatan (recording) sesuai dengan saat terjadinya arus sumber daya, sehingga dapat menyediakan informasi yang paling komprehensif karena seluruh arus sumber daya dicatat.

Akuntansi berbasis kas dipandang tidak menghasilkan informasi yang cukup. Salah satu contoh kurangnya informasi ini adalah, pada akuntansi berasis kas, tidak tercatatnya transaksi non kas untuk pengambilan keputusan ekonomi tentang hutang dan piutang. Kelemahan ini akhirnyan mendorog disarankannya penggunaan basis akrual.

Akuntansi berbasis akrual mampu menyediakan informasi yang tepat untuk menggambarkan biaya operasi yang sebenarnya (full costs of operation). Selain itu, akuntansi berbasis akrual dapat menghasilkan informasi yang dapat diandalkan dalam informasi aset dan kewajiban. Akuntansi berbasis akrual juga menghasilkan informasi keuangan yang komprehensif, misalnya penghapusan hutang yang tidak ada pengaruhnya di laporan berbasis kas.

Manfaat akuntansi berbasis akrual  (Van Der Hoek, 2005) antara lain:

  1. Mendukung manajemen kinerja.
  2. Memfasilitasi manajemen keuangan yang lebih baik.
  3. Memperbaiki pengertian akan biaya program.
  4. Memperluas dan meningkatkan informasi alokasi sumber daya.
  5. Meningkatkan pelaporan keuangan.
  6. Memfasilitasi dan meningkatkan manajemen aset (termasuk kas).

Dalam kajian ini, terdapat pengakuan pendapatan akuntansi pemerintah secara akrual dari mulai pph pajak dan non pajak..

terdapat tiga bagian kajian

http://www.ziddu.com/download/9172228/papersapfulll_2tmbahppnbmbagian1.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/9172227/papersapfulll_2tmbahppnbmbagian2.pdf.html

http://www.ziddu.com/download/9172226/papersapfulll_2tmbahppnbmbagian3.pdf.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: